Partai NasDem Bisa Karam, Caleg Diminta Mahar Rp 3,5 Miliar

Partai NasDem. (ist)

Indramayu, HepiNews – Pengurus DPD Partai Nasdem Indramayu, Jawa Barat dan ratusan kader ramai-ramai mengundurkan diri secara massal pada Minggu (11/6).

Mereka mundur lantaran kecewa atas pencalegan Ketua DPD Partai Nasdem yang seharusnya mendapatkan nomer urut 1 namun sampai saat ini justru mendapatkan nomer urut 3.

Bacaan Lainnya

Atas kekecewaan ini ratusan kader terpaksa melepas baju Nasdem dan atribut partai. Mereka pun langsung pindah ke Partai Perindo.

Baca Juga  Terdakwa Ferdy Sambo Batal Bebas 9 Januari

Mereka kecewa atas keputusan DPW Nasdem Jabar pada pemilihan calon legislatif tahun 2024. Ketua DPD Nasdem Indramayu yang maju sebagai Bacaleg DPR dijanjikan nomor urut satu ternyata diposisikan di nomer urut tiga.

Ketua DPD Nasdem Indramayu, HY Husen Ibrahim yang menyatakan sebanyak 120 ribu kader partai Nasdem menyampaikan sikap pengunduran diri dan melepas atribut partai.

Selain Ketua DPD, pengunduran diri ini juga diikuti oleh puluhan Ketua DPC Indramayu telah menyatakan mundur. Pengunduran diri ketua DPD Nasdem Indramayu ini akan berdampak suara pada Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga  Jokowi Mulai Membangkang ke Megawati

“Kami menagih janji ketua DPW Nasdem, bahwa Jabar 8 untuk pencalegan DPR kami dijanjikan nomor urut 1. Namun sampai sekarang tidak jadi kenyataan, dan informasi A1 yang kami terima, kami diposisikan di nomor urit 3,” kata HY Husen Ibrahim.

Dia menambahkan, di saat mempertanyakan hal itu DPW mengadakan rapat dan diputuskan saya boleh dipindah ke nomor urut 2 dengan kompensasinya Rp3,5 miliar.

“Ini salah satu yang membuat kekecawaan karena tidak sesuai dengan marwah partai seperti apa yang disampaikan ketua umum bahwa Nasdem tanpa mahar,” tegasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *